Mampuono Multimedia


Guru Tak Cukup Berbekal Kertas Sertifikat


Aug 09

Posted: under Berita.
Tags:

SEMARANG- Jadi guru profesional tak cukup berbekal selembar kertas bukti lolos sertifikasi, setumpuk kertas portofolio bukti mengikuti seminar, pelatihan, atau berbagai kejuaraan.

”Guru adalah narasumber bagi siswa atau masyarakat yang butuh ilmu sesuai dengan bidangnya. Maka guru profesional harus bisa diandalkan,” ujar Ketua Klub Guru Indonesia (KGI) Jawa Tengah, Mampuono SPd.

Agar jadi profesional pada era global dan digital, guru hendaknya mahir di bidangnya, mengerti dan memahami kurikulum beserta penerapan dan pengembangannya, serta menguasai pedagogik secara teoretis dan praktis beserta pengembangannya.

Guru harus bisa jadi pendengar yang baik dan empatik, cakap berbicara di hadapan publik, terampil memotivasi dan menginspirasi, serta pembaca efektif dan broad minded.

”Pendidik harus biasa riset dan menulis, mengaplikasikan ICT based learning, dan yang tak kalah penting menguasai bahasa internasional.”

Ujung Tombak

Guru profesional adalah ujung tombak peningkatan kualitas pendidikan. Namun usaha pemerintah mewujudkan hal itu tak lancar jika guru tak mendukung.

Pemerintah jauh-jauh hari mengisyaratkan betapa penting migrasi guru konvensional menjadi profesional. Namun para guru cenderung adem-ayem.
Guru, kata dia, perlu dimotivasi lagi agar berubah jadi profesional dan kompeten seiring perkembangan zaman. ”Mereka agen perubahan.

Mau dibawa ke mana negeri ini, jika agen perubahan cenderung stagnan dan berpuas diri dengan embel-embel profesional cuma karena memiliki kertas tanda lolos sertifikasi?”
Keadaan itu mendorong KGI, saat peluncuran klub itu belum lama ini, mengadakan seminar internasional yang memanfaatkan video conference ke Inggris dan Kanada.

”Perbedaan waktu tujuh dan 11 jam tak jadi masalah manakala information and communication technologies (ICT) dimanfaatkan secara optimal,” ucap dia.
Dia berharap kegiatan itu menginspirasi para guru akan manfaat ICT dalam kemajuan pendidikan. ”Kami juga berharap terjadi migrasi besar-besaran dari guru konvensional jadi profesional.”

Tahun ini, KGI memprioritaskan kegiatan pada peningkatan penguasaan ICT bagi guru. Selain untuk mendukung program pemerintah mempercepat ICT literate, kegiatan itu sesuai dengan roda organisasi yang didukung ICT.

KGI bertekad berperan serta mempercepat transformasi ICT pada guru di Jawa Tengah. Mengingat, guru profesional perlu menguasai ICT secara memadai. Itu sejalan dengan KGI Pusat yang menggulirkan program ”Satu Guru Satu Laptop”.

Karena itu pada 1-2 Agustus, KGI Jawa Tengah menggelar seminar dan pameran ”The World is My Class”. Informasi lengkap bisa dilihat di situs www.jatengklubguru.com atau via Sukirno SPd (0815426020). (Suara Merdeka)

Comments (2)

Selamat dan Sukses Pelantikan Pengurus KGI Jateng Periode 2009-2012


Feb 08

Posted: under Berita, Catatan Pendidikan, Event.

Syukur Alhamdulillah setelah bekerja keras lebih dari satu bulan akhirnya pada hari Sabtu, tanggal 7 Pebruari 2009, seluruh pengurus Klub Guru
Jateng telah berhasil dilantik oleh ketua Dewan Pembina KGI,
Dr.Indradjati Sidi, di aula Gedung TVKU, Universitas Dian Nuswantoro
Semarang. Dengan disaksikan oleh pembina KGI lainnya seperti Dr. Ir.
Gatot Hari Prijowirjanto,yang juga merupakan direktur SEAMOLEC
(Southeast Asian Minister of Education Organization, Regional Open
Learning Center), dan Bapak Satria Darma, juga oleh Sekjen KGI Moh. Ihsan, GM Telkom
Divre 4 Jawa Tengah, Rektor UDINUS dan UNNES (Perwakilan), pejabat
Diknas, dan sekitar 600 orang pengunjung seminar internasional
“Improving Teacher’s Professionalism In Implementing It Based Learning
To Prepare Students’ Global Mindset”, para pengurus KGI Jateng yang
baru terbentuk diambil sumpahnya. Oleh Dr.Indradjati mereka diminta
kesediaannyauntuk menjalankan tugas sebagai agen perubahan dan
percepatan bagi peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru
Indonesia umumnya dan guru Jawa Tengan khususnya.

Berikut ini adalah susunan kepengurusan KGI jateng periode 2009-2012:

SUSUNAN PENGURUS KLUB GURU JATENG PERIODE 2009-2012

Dewan Pembina :
1. Wagub Jateng
2. Kepala LPMP Jateng
3. Kadiknas Propinsi
4. Rektor Unnes
5. Rektor Udinus
6. Ketua PGRI Jateng
7. Drs. Bunyamin, M.Pd.
8. Kasmadi, S.Kom

Pengurus :

1. Ketua : Mampuono, S.Pd
2. Wakil ketua : Andi Antono, S.E
3. Seketaris : M. Hamrowi, S.Si
4. Bendahara : Dra. Woro Ahyati
5. Divisi program : Singgih Saptadi, S.T, M.T
6. Departemen litbang : Saptono Nugrohadi, S.Pd, M.Si
7. Departemen pelatihan I (Non ICT) : Muhammad Ahsan, S.Ag
8. Departemen pelatihan II (ICT) : Drs. Catonggo Sulistyo, S.Kom
9. Departemen Siaran edukasi I (Cetak) : Drs.Sawali, M.Pd
10. Departemen Siaran edukasi II (Radio-TV) : Erwan Rachmat, S.Pd., M.Pd
11. Departemen Mental Spiritual : Ristiono, S.Pd.

12. Divisi informasi dan kerjasama : Manda Kartiko, S.STP
13. Departemen Publikasi dan promosi I (Online): Siswanto, S.Pd, S.Kom
14. Departemen Publikasi dan promosi II (Offline): Triyono, S.Pd
15. Departemen kerjasama Dalam Negeri : Mulyo Utomo, S.Pd, M.Pd
16. Departemen kerjasama Luar Negeri : Budi Handoyo, S.Pd.
17. Departemen advokasi : Didik Wirasamodra, S.H.

18. Divisi pengembangan organisasi : Sukirno, S.Pd
19. Departemen pengembangan cabang : Hendy Nugroho, S.Pd
20. Departemen Kelembagaan I (Depag) : Pujiadi, S.Pd.,M.Pd
21. Departemen Kelembagaan II (Diknas) : Widji Lestari, S.Si
22. Departemen Adminstrasi Keanggotaan I: Dra. Lukita yuniati
23. Departemen Adminstrasi Keanggotaan II: Sudianto,ST
24. Departemen sarana I : Hari Seputro, MT
25. Departemen sarana II : Retnoadhi Muhammad, S.Pd
26. Korwil I eks Krsd. Semarang : Rahmawan Hamantrika, S.kom
27. Korwil II eks karsd. Pati : Drs.Muhammad Yamin, M.Pd
28. Korwil III eks Krsd. Pekalongan : Drs. Ahmad Fauzan
29. Korwil IV eks Krsd. Kedu : Nikmah Nurbaity, M.Pd.
30. Korwil V eks Krsd. Banyumas : Adnan Purwanto, S.Kom
31. Korwil V eks Krsd. Surakarta: Joko Sumarsono, S.Pd

32. Divisi kewirausahaan : Netty Pietersina Engel, S.Pd, M.Kom
33. Departement Mutimedia Pembelajaran: Drs. Siswanto, M.Pd
34. Departemen kreativitas : Joestiharto,S.Pd, S.St, MT
35. Departemen produksi I : Budi Siswanto, S.Pd.
36. Departemen produksi II : Lukman, S.Kom

Selamat dan Sukses, semoga kita semua dapat menjalankan apa yang
menjadi tanggung jawab kita bersama dengan ijin dan pertolongan Allah
SWT. Amin.

Comments (4)

Membuat Slide Gambar Secara Mudah dengan Ms. PhotoStory


Jan 31

Posted: under Tutorial.

Ms. PhotoStory adalah free ware keluaran Microsoft Lab yang sangat membantu sekali didalam mengubah tampilan gambar menjadi slide-slide yang menawan. Dengan program tersebut, guru akan dengan sangat cepat menciptakan slide-slide pembelajaran yang diperlukan untuk kebutuhan pembelajarannya. Karena slide tersebut dapat disimpan dalam bentuk movie dengan ekstensi .wmv maka guru dapat menempatkannya di dalam tampilan Ms. PowerPoint.

Istimewanya, walaupun file yang dihasilkan kecil ukurannya, tetapi kita dapat memasukkan teks dalam berbagai format ke dalam slide. Dan yang tak kalah menariknya adalah, kita dapat memasukkan narasi ke dalam tampilan. Untuk memudahkan perekaman narasi bahkan telah disediakan space untuk menempatkan teks narasi yang bisa dengan mudah kita baca.

Berikut ini salah satu tampilan slide yang dibuat kurang dari lima menit dengan menggunakan Ms. PhotoStory.

Contoh Slide dalam wmv

Jika Anda tertarik pada freeware tersebut, anda bisa mendownloadnya dengan klik di sini atau kunjungi http://www.ziddu.com/download/3367985/PStory.msi.html

Comments (2)

Membuat Multimedia Pembelajaran Interaktif Secara Singkat dan Mudah Dengan Microsoft Power Point 2003


Jan 29

Posted: under Tutorial.

User level : Menengah

A. Pendahuluan

Saat ini profesi guru/dosen semakin menjanjikan secara profesional maupun finansial. Namun jangan lupa, teknologi terus berkembang, termasuk teknologi pendidikan. Sudah bukan hal langka jika saat ini notebook kecil (komputer untuk belajar) menjadi alat bantu siswa dan mahasiswa. Sedangkan internet semakin menjadi tempat mereka belajar dan bertanya dengan cepat. Bagaimana dengan guru dan dosen?

Jangan kuatir, Tutorial ini akan membantu Anda. Teknik-teknik khusus akan ditunjukkan secara praktis. Anda akan merasakan betapa menarik dan menantangnya bekerja dengan power point, demikian mudah dan praktis. Ikuti tuntunan langkah-langkahnya, Anda pasti bisa tampil beda dan bisa membuat materi belajar dalam format digital. Anda akan menjadi guru / dosen digital dalam era serba digital saat ini.

Pada tutorial kali ini Anda akan belajar:

  1. Mengenal lebih detail user interface power point 2003
  2. Membuat Layout (story board) multimedia interaktif.
  3. Membuat Slide Master yang efektif
  4. Membuat Tombol-Tombol Menu Interaktif yang efektif, yang dilengkapi dengan Highlight dan Hiperlink
  5. Membuat intro Multimedia pembelajaran interaktif
  6. Membuat Kerangka Multimedia Pembelajaran interaktif
  7. Mengisi Materi berupa text, movie dan sound dengan controller (optional)
  8. Animasi
  9. Membuat slide Quiz (optional)
  10. Men-set up show yang lebih reliable dan tidak mudah berubah jika stage diklik
  11. Membuat Package for CD (autorun).

B. Materi Tutorial dan Pembahasannya

  1. Mengenal Lebih Detail User Interface Power Point 2003

Interface untuk pengguna pada Ms. PowerPoint 2003 tampaknya didesain sedemikian rupa sehingga pengguna dapat dengan mudah dan lebih leluasa mendesain multimedia interaktifnya. Semua sisi, baik atas, bawah, kanan, maupun kiri pada layar monitor dimanfaatkan untuk penempatan bar (papan) yang berisi antara lain; menu, standar tools, format, thumbnail, slide design, drawing, dan task pane. Berikut ini adalah tampilan antar muka dari Microsoft PowerPoint 2003 secara umum.

Terkait dengan penggunaan Menu Bar, terlihat bahwa menu-menu pada Ms. PowerPoint sangat mirip desainnya dengan Ms. Word yang biasa kita gunakan untuk tulis menulis, sehingga penggunannya sangat mudah (user friendly). Namun walaupun user friendly, bukan berarti tidak ada masalah ketika kita mengoperasikan Ms. PowerPoint 2003, apalagi jika kita tidak menyempatkan diri berlatih secara lebih intensif untuk menggunakan menu-menu tersebut secara lebih detail. Oleh karena itu, dalam tutorial kali ini, perlu di tampilkan lagi sedikit pembahasan tentang user interface yang tujuannya untuk mempermudah pemahaman kita ketika kita menjalankan tutorial yang banyak terkait dengan penggunaan menu-menu berikut:

a. Menu slide show.

Menu ini memiliki 10 sub menu sebagaimana terlihat pada gambar di bawah ini.

Submenu-submenu tersebut sangat menentukan efektivitas multimedia pembelajaran interaktif yang kita buat, karena dari sanalah tampilan slide-slide kita diolah. Dan di antara kesepuluh sub menu tersebut, tampaknya sub menu custom animation-lah yang memegang peranan terpenting karena semua pengaturan animasi dilakukan pada submenu tersebut.

b. Menu View

Menu ini memiliki 13 sub menu sebagaimana terlihat pada gambar di bawah ini.

Di antara submenu-submenu tersebut terdapat tiga buah submenu yang masih memiliki sub-submenu, yaitu submenu Master, Color / Grayscale, dan Toolbars.

Submenu Master sangat menentukan sekali ketika kita akan membuat slide template yang sangat efektif untuk mengurangi kerepotan ketika harus membuat slide yang sama dengan banyak menu interaktif.

Yang tidak kalah pentingnya adalah penggunaan submenu Toolbars, karena dari sanalah kita bisa melakukan customizes untuk bisa menampilkan berbagai fitur tambahan pada Ms. PowerPoint, misalnya menampilkan flash movie di dalam tampilan slide Ms. PowerPoint.

c. Menu Insert

Menu ini memiliki 17 submenu sebagaimana terlihat pada gambar di bawah ini.

Di antara submenu-submenu tersebut juga terdapat tiga buah submenu yang masih memiliki sub-submenu, yaitu submenu Picture, Text Box, dan Movies and Sounds. Ketiga submenu tersebut sangat vital untuk untuk menentukan variasi content dari dari multimedia interaktif yang kita buat, karena dari situ kita bisa menyisipkan teks, suara, maupun movie.

Bersambung.

Comments (21)

Penguasaan TI Tunjang Profesionalitas Guru


Jan 28

Posted: under Berita, Catatan Pendidikan.
Tags:

PENDIDIKAN

28 Januari 2009

SEMARANG-Tidak dapat dipungkiri, peran teknologi informasi (TI) saat ini sangat penting dalam menunjang kemajuan pada setiap bidang kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan.

Peran TI memiliki tempat yang strategis untuk menunjang proses kegiatan belajar mengajar di kelas maupun dalam bidang manajemen sistem pendidikan.  Karena itulah Klub Guru Jateng bersama mahasiswa program pascasarjana magister teknik informatika beasiswa unggulan Depdiknas Udinus akan menggelar seminar ”Improving Teacherís Professionalism in Implementing IT Based Learning to Prepare Studentsí Global Mindset”.
Kegiatan tersebut akan dilangsungkan di Auditorium Udinus Gedung E lantai III (gedung TVKU), Jl Nakula I No 5-11 Semarang, 7 Februari mendatang.

Ketua panitia seminar Mampuono mengatakan, dalam kegiatan belajar mengajar, TI menjanjikan efisiensi, kemandirian, dan efektivitas dalam pembelajaran. ”Hal inilah yang menjadikan pentingnya penguasaan kemampuan teknologi informasi, khususnya oleh setiap komponen dalam suatu institusi pendidikan.”

Dia menambahkan, Klub Guru Jateng akan diluncurkan bersamaan dengan kegiatan seminar tersebut. Klub tersebut lahir dari inisiatif insan-insan yang peduli dengan pendidikan di Indonesia.

Sebagai perkumpulan yang mempunyai motto ”Sharing, Growing Together” yang mewadahi aspirasi-aspirasi yang konstruktif terhadap dunia pendidikan di tanah air, klub itu mempunyai sifat yang fleksibel dan terbuka bagi siapapun yang peduli terhadap pendidikan. ”Mereka dapat bergabung dan memberikan masukan-masukan yang membangun bagi Pendidikan.”

Kualitas Pendidikan

Dengan acara tersebut, Mumpuono berharap Klub Guru akan dikenal masyarakat dan menjadi partner pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Selain itu, kegiatan tersebut juga akan membuka wacana dan mengembangkan TI dalam pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar secara global melalui seminar internasional.
”Kami juga ingin memacu kreativitas dan sikap inovatif guru dalam penggunaan  dan penciptaan media pembelajaran yang efektif dan menarik melalui sharing pengalaman dengan pendidik di luar negeri.”

Seminar mendatangkan pembicara Direktur Southeast Asia Minister of Education Organisation, Regional Open Learning Centre, dan Pembina Klub Guru, Dr Gatot Hari Priowirjanto (keynote speaker ) dan mantan Dirjen Dikmenum Depdiknas dan Pembina Klub Guru, Prof Dr Indrajati Sidi.

Selain itu, pembicara dari luar negeri juga dihadirkan, yakni Dekan Fakultas Teknik Informasi Universiti Teknikal Melaka, Malaysia, Prof Dr Shahrin Sahib bin Sahibuddin. Pelaksanaan seminar juga akan disiarkan oleh TVKU dengan memanfaatkan teknologi teleconference.

Peserta juga bisa bertukar pikiran dengan guru-guru di luar negeri seperti Lois Mc-Gill Horn, Daniel Roberts, Kathleen OíConnor, dan Iyke Chuckwu. Mereka berturut-turut adalah juara guru inovatif dari Kanada, Inggris, Irlandia, dan Nigeria. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor ponsel 085866449380 dan 08123890001. (H11-45)

© 2008 suaramerdeka.com. All rights reserved

Comments (5)

Mampuono, Mahasiswa Pasca Udinus Diundang Microsoft sebagai Guru Innovatif Tingkat Dunia di Hongkong


Jan 25

Posted: under Event.
Tags:

Mampuono, mahasiswa Beasiswa Unggulan Depdiknas pada Jurusan Game Technology program pasca sarjana Universitas Dian Nuswantoro Semarang kembali mewakili Indonesia di forum guru innovatif paling bergengsi di dunia di Hongkong pada tanggal 3-6 November 2008 lalu. Kesempatan itu diperoleh setelah April 2008 lalu Mampuono yang juga merupakan guru Bahasa Inggris di SMPN 18 Semarang itu berhasil meraih salah satu predikat juara pada ajang kompetensi guru innovatif tingkat Asia Pasifik di Hanoi Vietnam.
Di forum yang bertajuk “ Microsoft 4th Annual Worldwide Innovative Teachers’ Forum 2008 (WITF 2008) “ itu, berkumpul guru-guru paling inovatif wakil dari 64 negara di seluruh dunia. Mereka diundang untuk bisa berbagi pengalaman tentang innovasi pembelajaran dengan mengintegrasikan IT yang telah mereka lakukan di sekolah di negaranya masing-masing.
“Kegiatan ini adalah yang ke-4 tingkat dunia, yang diselenggarakan untuk memberikan penghargaan dan mempertemukan guru-guru inovatif yang dipersembahkan Microsoft Corp untuk berinteraksi, berkolaborasi saling share metode belajar yang inovatif dalam memanfaatkan ICT setelah mengikuti rangkaian penuh lomba Microsoft Innovatif Teacher Competition tingkat Nasional dan Tingkat Asia Pasifik ” kata Ananta Gondomono Manajer Program Akademik, Publik Sektor Microsoft Indonesia.
Indonesia dalam hal ini secara resmi diwakili oleh Mampuono bersama dengan Bakrowi, guru dari Balikpapan sebagai peserta pendamping. Pada forum tersebut Mampuono mempresentasikan proyek untuk siswanya yang berjudul “Be A Good Story Teller”. Dalam proyek tersebut Mampuono mengajak para siswanya mempelajari bahasa Inggris dengan aplikasi peranti lunak pembelajaran mandiri bernama ‘The Digital Narrative’ yang dikembangkan sendiri. Piranti lunak yang berisi empat komponen utama ketrampilan berbahasa yakni, listening, speaking, reading, dan writing itu berisi cerita-cerita rakyat mulai yang lokal sampai internasional. Cerita rakyat seperti Timun Emas, atau kisah pewayangan seperti Bima dan Dewa Ruci turut melengkapi isi piranti lunak tersebut. Demikian juga model pencerita yang sedang bertutur dan beraksi di atas panggung juga menjadi contoh yang tepat bagi penggunanya. Jika tombol “speaking” diklik, muncullah tiga pilihan model pencerita. Jika salah satu tombol, “Speakinng 1” misalnya, diklik, tampaklah gambar seorang murid yang sedang bertutur tentang cerita rakyat dalam bahasa Inggris. Cerita tersebut lalu muncul dalam bentuk tulisan di sisi gambar jika tombol “Show text” diklik.
Dengan alasan ingin mengutamakan pembelajaran untuk kelestarian (learning for sustainability), selain mengangkat cerita lokal berbentuk teks, untuk melengkapi piranti lunaknya Mampuono juga menciptakan sendiri film animasi berdurasi pendek yang berjudul “Nadiva The Defender” dan “The Distillation Journey” yang dapat dijumpai pada bagian “writing”. Pada bagian tersebut diceritakan petualangan anak gadis Jawa dalam membasmi nyamuk demam berdarah dan juga anak Madura yang sedang bertualang untuk menemukan alalt-alat penyulingan di dalam labirin. Kedua film tersebut diambil dari trailer game yang pernah dimenangkannya pada kompetisi di tingkat nasional. Tidak lupa musik tradisional Indonesia juga banyak dia gunakan di dalam piranti lunak ciptannya tersebut. Selain itu, pada setiap sesi, dimunculkan juga karakter animasi seorang narrator yang berbusana adat jawa yang menggambarkan Mampuono itu sendiri. Menurutnya, belajar bahasa asing memang berarti belajar juga tentang budaya di mana bahasa itu berasal, tetapi tidak berarti kita harus meninggalkan budaya kita yang adiluhung. Sebaliknya yang terbaik adalah sambil belajar bahasa asing, kita lestarikan pula budaya kita dengan memanfaatkan celah-celah yang ada.
Dalam proyeknya mampuono mengajak murid-muridnya mempelajari bahasa Inggris, khususnya pada jenis teks “Narrative”, menggunakan tiga tahapan yang meliputi: Pengembangan software “The Digital Narrative”, Aplikasi software tersebut, dan Assesment (penilaian) yang diakhiri dengan lomba bercerita.
Proyek tersebut turut menjadikan para siswa SMPN 18 Semarang yang dipimpin oleh Drs. Ringsung Suratno, M.Pd lebih maju dalam penguasaan bahasa Inggris dan lebih fasih bercerita dalam bahasa Inggris. Semua berkat inovasi sang guru yang ingin melihat muridnya maju. ”Kalau siswa kita mau belajar bahasa Inggris, mereka pasti bisa melanjutkan sekolah ke mana saja dengan mudah,” tutur Mampuono, guru kelahiran kota Semarang yang juga alumni SMA 3 Semarang dan Universitas Negeri Semarang ini. Karena itu ia berinovasi dengan membuat pelajaran bahasa Inggris jadi lebih menarik lewat bantuan teknologi. Inovasinya sangat banyak terbantu setelah dia diterima sebagai salah satu mahasiswa beasiswa Unggulan di program Pasca sarjana UDINUS Semarang pada program Game Technology. Direktur Pasca Sarjana UDINUS, DR. Abdul Syukur sangat mendukung mahasiswanya untuk bisa berprestasi dan berkiprah pada level internasional sebagaimana yang telah dilakukan oleh Mampuono, apalagi pasca UDINUS membuka kesempatan dan kemudahan seluas-luasnya untuk guru bisa melanjutkan studi S2 di sana. Sejalan dengan itu, rektor UDINUS, DR.Ir. Edy Noersasongko mengungkapkan bahwa UDINUS senantiasa memfasilitasi para mahasiswanya yang ingin maju oleh karena hal tersebut akan memotivasi para mahasiswa dan guru pada umumnya dan civitas akademika UDINUS khususnya, untuk menciptakan inovasi-inovasi baru pada bidangnya yang pada gilirannya akan membawa harum nama bangsa di kancah global.

Daya Tarik Tersendiri
Presentasi yang dilakukan oleh Mampuono yang ditampilkan dalam bentuk poster 2×1m dan displai piranti lunak di layar notebook yang kental dengan nuansa budaya lokal tampaknya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Suara gamelan perpaduan Jawa, Sunda dan Bali, pemunculan para tokoh yang berpakaian khas Jawa dan Madura di dalam piranti lunak ”The Digital Narrative” dan penampilan guru Indonesia yang mengenakan pakaian daerah masing-masing, yaitu Jawa Semarangan dan Dayak dari Kalimantan Timur, menjadikan pengunjung berdatangan untuk mengunjungi stand guru-guru kita dan meminta untuk foto bersama. Hampir semua peserta dari negara lain meminta untuk berpose bersama Mampuono dan Bakrowi sebagai oleh-oleh untuk di bawa pulang ke negara masing-masing karena keunikan piranti lunak yang dibuat dan juga penampilan mereka yang bercirikan Bhinneka Tunggal Ika. Mampuono yang juga sangat bersemangat mendukung Visit Indonesia Year 2008 dan program Semarang the Beauty of Asia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membagi-bagikan souvenir bercirikan adat budaya Jawa dan brosur tentang proyeknya yang khas Semarangan.
Banyak di antara guru yang berasal dari Eropa dan Kanada bertanya dengan penuh antusias tentang bagaimana cara menciptakan piranti lunak yang bagi mereka sangat menarik dan lain daripada yang lain tersebut. ”Wah, banyak guru di negara kami yang sering menanyakan cara pembuatan media seperti yang Anda buat. Hari ini baru ketemu jawabannya,” demikian komentar salah seorang pengawas guru nasional dari Sepanyol. ”Kami ingin sekali bisa membuat media pembelajaran seperti Anda,” tutur guru-guru dari Inggris. Mereka ingin agar cara-cara tersebut segera diupload ke dalam website komunitas guru innovatif tingkat dunia di www.uk.innovativeteachers.com. Mampuono pun menerangkan bahwa piranti lunak tersebut diciptakan dengan berbasis hanya pada program Power Point yang hampir semua guru yang mengenal IT bisa mengoperasikannya. Hanya saja program tersebut harus dieksplorasi lebih dalam dengan cara memaksimalkan semua fitur yang tersedia. Jika ingin lebih menarik lagi, program itu masih harus di perkaya dengan program-program lain seperti Adobe Photoshop dan Corel Draw untuk pengolah gambar, Adobe Flash 2008 untuk membuat animasi, Camtasia Studio untuk capture video, Adobe Audition untuk pengolah suara, Ulead Cool 3D untuk pengolah animasi tiga dimensi, dan sebagainya. Mampuono juga berjanji untuk menshare apa yang telah dilakukannya pada website komunitas dan website sekolahnya di www.smpn18-smg.sch.id. Dalam waktu dekat dia juga akan meluncurkan website pribadi yang berbasis pada core-competence di bidang multimedia dan game edukasi yang bisa diakses dan di download oleh semua kalangan terutama para pendidik di seluruh dunia.

Comments (11)

Seminar Internasional Klub Guru Jateng


Jan 25

Posted: under Event.
Tags:

PDF Cetak E-mail
Nama kegiatan
Launching Klub Guru Jateng Dan Seminar Internasional
Tema kegiatan
Improving Teacher’s Professionalism In Implementing It Based Learning  To Prepare Students’ Global Mindset

Latar Belakang
Peran teknologi informasi dalam menunjang kemajuan pada setiap bidang kehidupan, tidak dapat dipungkiri lagi. Termasuk dalam dunia pendidikan, peran teknologi informasi memiliki tempat yang strategis untuk menunjang proses kegiatan belajar mengajar di kelas, ataupun dalam bidang manajemen sistem pendidikan.

Dalam kegiatan belajar mengajar, teknologi informasi menjanjikan efisiensi, kemandirian, dan efektifitas dalam pembelajaran. Hal inilah yang menjadikan pentingnya penguasaan kemampuan teknologi informasi khususnya oleh setiap komponen dalam suatu institusi pendidikan.
Dalam bidang manajemen pendidikan, teknologi informasi memberikan manfaat untuk memproses data – data kependidikan dengan cepat, sehingga perubahan – perubahan yang terjadi dapat diproses dengan cepat. Selain itu, teknologi ini memberikan kemampuan untuk mengintegrasikan data – data pada institusi – institusi pendidikan yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Dalam hal ini peranan Teknologi Informasi dapat menjadi alat yang vital bagi Pemerintah untuk mengambil keputusan – keputusan dalam bidang pendidikan.
Saat ini, menurut Mendiknas, telah terdapat 10 juta siswa yang masuk dalam Jardiknas di 390 Kota/Kabupaten yang tersambung dalam Jardiknas. “Diharapkan, pada 2015, karena tidak ada batas waktu pengembangan Jardiknas, separuh penduduk Indonesia sudah melek ICT,” cetusnya (www.mediaindo.co.id).
Berpijak dua hal tersebut, Kami akan mengadakan seminar internasional dalam rangka Launching Klub Guru Jawa Tengah dengan tema Improving Teacher’s Professionalism In Implementing It Based Learning  To Prepare Students’ Global Mindset.
Tujuan Kegiatan
1.Mengenalkan Klub Guru secara umum, khususnya Klub Guru jawa Tengah yang akan
menjadi partner pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia
menyongsong era globalisasi.
2.Membuka wacana dan mengembangkan teknologi informasi dalam pembelajaran
untuk meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar secara global melalui
seminar internasional.
3.Memacu kreatifitas dan sikap inovatif guru dalam penggunaan  dan penciptaan
media pembelajaran yang efektif dan menarik melalui sharing pengalaman
dengan pendidik di luar negeri.
4.Memberikan kontribusi secara aktif terhadap dunia pendidikan sehingga
dunia pendidikan di Indonesia akan semakin maju.
5.Memberikan masukan kepada Pemerintah tentang dunia pendidikan yang
senyatanya dilapangan.
Peserta
Peserta Seminar Nasional ini antara lain :
1.Guru dan dosen (400 peserta)
2.Mahasiswa (50 peserta)
3.Umum (50 peserta)

Keterangan :

•Peserta terbatas, jika jumlah peserta sudah memenuhi kuota, maka pendaftaran
akan ditutup.
•Informasi mengenai jumlah peserta dapat di akses melalui situs klub guru jawa tengah.
•Peserta yang tidak menghadiri seminar secara langsung tidak mendapatkan
sertifikat kegiatan.
Biaya, Cara Pendaftaran dan Fasilitas
Biaya pendaftaran : Rp. 100.000,00 (Seratus Ribu Rupiah)
Cara pendaftaran :
1.Calon peserta mengisi blanko formulir pendaftaran dengan cara :
a. Datang langsung ke Kantor Sekretariat Panitia
Gedung B Lantai 5 Ruang B.5.6 Universitas Dian Nuswantoro Semarang,
Jl. Nakula No. 5-11 Semarang. telp (024) 3517261.
b. Melalui koordinator wilayah  :
Semarang Hari Seputro, MT (SMK 7 Semarang)
Surakarta Moh. Kasmadi,S.Kom (SMK2 Surakarta/Ketua ICT Center Jateng)
Pati Drs.Muhammad Yamin, M.Pd (SMA 3 Pati)
Kedu Cahyo Seto,S.Kom (SMA 1 Purworejo)
Banyumas Drs.Maryanto (SMK 2 Bawang)
DIY Drs.Bambang Noor, MT(SMK 6 Jogja)
Demak Mulyo Utomo,S.Pd, M.Pd (SMP 1 Demak)
Kendal Rahmawan Hatmantrika, S.Kom (SMK 1 Kendal)
Kab SMG & Salatiga Drs. Saptono, M.Si (SMA 1 Salatiga/Juara I Gupres nasional)
Korwil Khusus Joestiharto,S.Pd, S.St, MT (SMK 7-Semarang)

c.Pendaftaran Online melalui Situs Klub Guru Jawa Tengah
www.jatengklubguru.com

2. Pembayaran dapat dilakukan secara langsung atau transfer ke rekening panitia :
Bank BPD Jateng Capem Udinus
a.n Mampuono S.Pd, No. Rekening 2-099-03681-1

3.Jurnal mengenai jumlah peserta yang telah resmi terdaftar akan dipublikasikan

melalui situs Klub Guru Jawa Tengah.
Fasilitas :
1.Seminar Kit
2.Paket cantik dari Telkom
3.Sertifikat seminar internasional
4.Snack dan makan siang

Waktu Pelaksanaan
Hari          : Sabtu
Tanggal    : 7 Februari 2009
Waktu      : Pukul 08.00 – 15.00 WIB

Bentuk Kegiatan
1.Seminar Utama
2.launching Klub Guru Jawa Tengah
3.Pelantikan pengurus Daerah Jawa Tengah
4.Penandatanganan naskah kerjasama (MoU) antara Klub Guru dan Sponsor

serta Universitas Dian Nuswantoro dalam rangka pelaksanaan kegiatan
Klub Guru Jawa Tengah Tahun 2009-2010.
5.Pemberian sumbangan sepeda untuk sekolah bagi siswa – siswa yang tidak mampu.
6.Pendaftaran anggota klub guru Jawa Tengah
7.Sosialisasi kegiatan Klub Guru Jawa Tengah Tahun 2009-2010
Keterangan :
Pelaksanaan seminar utama juga disiarkan secara langsung di beberapa daerah oleh TVKU dan dengan memanfaatkan teknologi Teleconference akan diadakan sharing dengan guru-guru dari luar Negeri.

Tempat Pelaksanaan
Auditorium Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Gd. E lantai 3 (gedung TVKU)
Jl. Nakula I No. 5-11 Semarang.

Pembicara Seminar
Keynote speaker :   Dr. Gatot Hari Priowirjanto
Pembicara dalam seminar ini adalah

Luar Negeri :

1. Lois Mc-Gill Horn ( Juara Guru Jnovatif Kanada)
2. Daniel Robert (Juara Guru Jnovatif Inggris)
3. Kathleen O’Connor (Juara Guru Jnovatif Irlandia)
4. Prof Dr. Shahrin Sahib bin Sahibuddin (Wakil Rektor Bidang Akademik, Universiti Teknikal Malaysia Melaka  – UteM)
Dalam Negeri
1.Dr Indrajati Sidi,(Dirjend dikmenum)
2.Dr. Yuliman Purwanto, M.Eng (Direktur PT Televisi Kampus Udinus – TVKU)

Informasi
Contact Person :

1.Mampuono          :  085 866 449 380
2.Andi Antono        :  081 238 900 01
3.Hamrowi             :  081 228 066 801
4.Manda Kartiko    :  081 227 283 377

Email :
seminar@jatengklubguru.com

Poster dan leaflet dapat di download ( Klik Kanan Save As Image ) melalui website klub Guru Jawa Tengah.

Silahkan klik gambar untuk memperbesar tampilan.

Kantor sekretariat :
Gedung B Lantai 5 Ruang B.5.6 Universitas Dian Nuswantoro Semarang,

Comments (4)